HALOBORNEO.COM, KANDANGAN – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Wagub Kalsel), Hasnuryadi Sulaiman, mengajak mahasiswa Institut Agama Islam Kyai Haji Ahmad Syairazi Al-Arsyadi (IAI KHAS Al-Arsyadi) Dalam Pagar Kandangan untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
Pesan tersebut disampaikan Hasnuryadi saat menjadi bagian dari Seminar Kebangsaan sekaligus Kuliah Perdana IAI KHAS Al-Arsyadi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Rabu (16/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Hasnuryadi hadir bersama Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, drg Ellyana Trisya Hasnuryadi. Rombongan juga membawa sejumlah pemain dan jajaran pelatih Barito Putera serta beberapa Cak dan Ning dari IKA Unair.
Kehadiran mereka disambut pendiri IAI KHAS Al-Arsyadi yang juga Ketua MUI Kalsel, KH Ahmad Syairazi, bersama Rektor IAI KHAS Al-Arsyadi, Prof Dr Zainal Abidin. Ribuan santri dan santriwati Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan turut menyambut rombongan tersebut.
BACA JUGA : CSR Bank Kalsel Dorong Inovasi Komposter dan Budidaya Lele di Sungai Andai
Sebelum mengikuti rangkaian kegiatan utama, Hasnuryadi meninjau lingkungan pondok pesantren dan melihat langsung aktivitas para santri. Ia kemudian turut meresmikan secara simbolis sejumlah fasilitas penunjang pendidikan, yakni Laboratorium Komputer, Laboratorium Bahasa, dan Laboratorium IPA.
Di hadapan mahasiswa baru IAI KHAS Al-Arsyadi, Hasnuryadi turut menceritakan perjalanan hidup ayahnya, Haji Abdussamad Sulaiman HB. Sosok tersebut dikenal sebagai pendiri sekaligus pemilik klub sepak bola PS Barito Putera dan pemilik Hasnur Group.
Hasnuryadi menggunakan pengalaman keluarganya tersebut untuk mendorong mahasiswa agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi persoalan.
“Tidak ada yang tidak mungkin, selama kita mau berusaha. Bila ada persoalan, kita harus mencari solusi, bukan saling menyalahkan. Di sinilah yang kita pelajari tentang sila ketiga dari Pancasila, yakni Persatuan Indonesia,” jelas Hasnuryadi.
Ia juga berpesan agar mahasiswa tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menuntut ilmu. Menurutnya, pendidikan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
“Mari kita sebagai warga negara, jadikan Pancasila sebagai pandangan hidup kita, menjadi petunjuk arah dalam kehidupan sehari-hari. Dan pesan paling penting adalah berbakti kepada orang tua,” tegasnya.
Hasnuryadi kemudian menyampaikan kembali arahan Gubernur Kalsel, H Muhidin, agar seluruh elemen masyarakat terus membangun kebersamaan dan bekerja bersama demi kemajuan Banua.
“Inilah yang tadi disampaikan, semangat persatuan dan kesatuan, sila ketiga kita. Persatuan Indonesia. Oleh karena itu, apapun tantangan yang kita hadapi di bawah bimbingan para habaib, rektor, kemudian juga guru kita, dibimbing oleh para alim ulama yang lainnya, tentunya apapun tantangan yang kita hadapi, dengan masyarakat yang bersatu, solid, insyaallah semua solusi akan kita temukan segera. Kita bisa menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera,” tutup Hasnuryadi.



