BerandaKalimantanKalimantan SelatanDVI Polda Kalsel Identifikasi Empat Jenazah Korban KM Virgo, Total 81 Teridentifikasi

DVI Polda Kalsel Identifikasi Empat Jenazah Korban KM Virgo, Total 81 Teridentifikasi

HALOBORNEO.COM, BANJARMASIN – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali mengidentifikasi empat jenazah korban kecelakaan KM Virgo. Dengan penambahan tersebut, hingga rilis ke-13 pada Kamis (15/10/2026), total 81 jenazah telah berhasil teridentifikasi.

Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol. dr. Much. Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS., menyampaikan bahwa identifikasi terbaru dilakukan berdasarkan hasil pencocokan DNA sebagai data primer, serta sejumlah data sekunder yang meliputi ciri medis, properti milik korban, dan lokasi penemuan jenazah.

Empat korban yang berhasil diidentifikasi terdiri atas Yontianus Deno (39), laki-laki asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT); Sigit Subiantoro (44), laki-laki asal Barito Kuala, Kalimantan Selatan; Nanang Miftah (46), laki-laki asal Lamongan, Jawa Timur; serta Andris Cahyono (41), laki-laki asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

BACA JUGA: Evakuasi KMP Virgo Transport 8 Dinilai Sulit, Basarnas: Butuh Waktu dan Teknologi Khusus

Keempat jenazah tersebut teridentifikasi melalui pencocokan DNA. Hasilnya kemudian diperkuat dengan data sekunder. Pada Yontianus Deno dan Sigit Subiantoro, kecocokan juga didukung oleh ciri medis dan properti. Sementara itu, identifikasi Nanang Miftah diperkuat oleh ciri medis serta lokasi penemuan jenazah, sedangkan identifikasi Andris Cahyono didukung oleh ciri medis dan properti.

Berdasarkan data terbaru, dari total 243 orang yang tercatat sebagai korban, sebanyak 108 orang dinyatakan selamat dan 82 orang meninggal dunia. Dari jumlah korban meninggal tersebut, 81 jenazah telah teridentifikasi, sementara satu jenazah lainnya masih menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI.

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol. Nur Khamid, mengimbau keluarga yang belum memperoleh informasi mengenai anggota keluarganya atau menemukan ketidaksesuaian data korban agar segera melapor dan berkoordinasi dengan posko DVI setempat.

Langkah tersebut diperlukan agar keluarga memperoleh informasi yang jelas dan tim DVI dapat menindaklanjuti laporan sesuai prosedur identifikasi korban.

Editor: Rizki

Penulis

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular