Muhidin turut meminta seluruh pihak tidak berspekulasi mengenai penyebab musibah dan menyerahkan proses investigasi kepada pihak berwenang berdasarkan fakta serta ketentuan yang berlaku.
Setelah proses pencarian dan penyelamatan selesai, Muhidin menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan transportasi laut.
Menurutnya, keselamatan pelayaran tidak hanya menyangkut persoalan teknis, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan dan nyawa manusia. Karena itu, kapal yang membawa masyarakat menuju maupun dari Kalsel harus memenuhi standar keselamatan dan kelaiklautan serta menjalankan seluruh prosedur keselamatan dengan baik.
“Setiap penumpang bukan sekadar angka dalam manifest. Di belakang setiap nama ada keluarga yang menunggu. Ada orang tua, anak, suami, istri, saudara, dan orang-orang yang mencintainya,” tuturnya.
Ia meminta seluruh jajaran Pemprov Kalsel terus hadir, bergerak, dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait hingga penanganan musibah KM Virgo Transport 8 selesai.
Kepada keluarga korban, Muhidin menegaskan pemerintah dan masyarakat Kalsel turut bersama mereka dalam menghadapi musibah tersebut.
“Kami bersama Bapak dan Ibu. Pemerintah hadir. Tim SAR sedang bekerja. Dan kita akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan dan menyelamatkan seluruh saudara kita,” pungkasnya.
Muhidin juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan keselamatan para korban yang masih dalam pencarian, melindungi tim SAR yang menjalankan tugas kemanusiaan, serta memberikan kekuatan kepada keluarga yang tengah menunggu kabar dari orang-orang tercinta.
“Semoga Allah SWT memberikan pertolongan kepada seluruh korban, melindungi tim SAR yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan, serta memberikan kekuatan kepada seluruh keluarga yang terdampak musibah ini,” doanya.
Berdasarkan informasi sementara hingga pukul 12.00 WITA, Minggu (13/9/2026), sebanyak 103 orang telah dievakuasi dari KM Virgo 08. Dari jumlah tersebut, 102 orang dilaporkan selamat dan satu orang meninggal dunia. Data tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai perkembangan operasi SAR di lapangan.
KM Virgo 08 sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan total 243 orang di atas kapal. Kapal dilaporkan mengalami kondisi darurat setelah menghadapi cuaca buruk dan kehilangan komunikasi.
Sumber : Adpim Kalsel
Editor: Tim Redaksi



