BerandaKalimantan SelatanKabupaten Barito KualaIkhtiar untuk Hujan dan Berakhirnya Kabut Asap, Warga Barito Kuala Gelar Sholat...

Ikhtiar untuk Hujan dan Berakhirnya Kabut Asap, Warga Barito Kuala Gelar Sholat Istisqa

HALOBORNEO.COM, MARABAHAN – Masyarakat Kabupaten Barito Kuala menggelar Sholat Istisqa berjamaah sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kondisi kemarau dan persoalan kabut asap yang melanda wilayah Kalimantan.

Sholat Istisqa dilaksanakan di halaman Masjid Nurul Anwar Marabahan, Rabu (16/9/2026) pagi. Kegiatan tersebut diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, Selamat Riyanto, staf ahli bupati, asisten sekretaris daerah, pimpinan SKPD, kepala bagian Setda, tokoh agama, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat.

Sebelum pelaksanaan salat, jamaah mengikuti rangkaian dzikir dan istigfar bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Sholat Istisqa berjamaah dan khutbah.

BACA JUGA : Akibat Kabut Asap, Retribusi Pasar Barito Kuala Turun 14,74 Persen

Ustadz Arbani bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan Sholat Istisqa. Usai salat, jamaah bersama-sama memanjatkan doa agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Doa tersebut juga dipanjatkan agar hujan dapat membantu memadamkan kebakaran, mengurangi kabut asap dan polusi udara, serta mencegah berbagai gangguan kesehatan yang muncul akibat kondisi tersebut.

Sementara itu, khutbah disampaikan H Abdai Rathami selaku Ketua MUI/Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Kuala.

Dalam khutbahnya, Abdai mengajak jamaah melakukan introspeksi diri, memperbanyak istigfar dan taubat, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ia juga mengingatkan bahwa manusia memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan sebagai bagian dari amanah sebagai khalifah di muka bumi.

BACA JUGA : Bupati Bahrul Ilmi Lantik Selamat Riyanto sebagai Sekda Barito Kuala

“Dengan meningkatkan ketakwaan, kita akan mampu menjalankan perintah Allah dengan baik termasuk perintah menjaga alam jagat ini. Allah S.W.T menciptakan kita sebagai khalifah di bumi ini yang berarti kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melindunginya,” pesannya.

Pelaksanaan Sholat Istisqa tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar masyarakat Barito Kuala dalam menghadapi kondisi kemarau sekaligus menguatkan kepedulian terhadap lingkungan. Selain memohon turunnya hujan, jamaah juga diajak memperbaiki diri dan meningkatkan kesadaran untuk menjaga alam.

Editor: Tim Redaksi

Penulis

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular