HALOBORNEO.COM, BALANGAN – Potensi ekonomi berbasis perikanan menjadi salah satu kekuatan Desa Matang Lurus, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan. Pengembangan potensi tersebut turut mengantarkan desa ini meraih prestasi dalam Program Desa BRILiaN 2026 Batch 1 Region 14 Banjarmasin.
Atas pencapaian tersebut, BRI Branch Office (BO) Amuntai memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Matang Lurus berupa dukungan senilai Rp10 juta. Apresiasi diserahkan secara simbolis dalam kegiatan yang turut dihadiri unsur pemerintah desa, BPD, BUMDes, kelompok tani, pelaku usaha, tokoh masyarakat, serta warga.
Pimpinan Cabang BRI BO Amuntai, Gunawan Wibisono, menilai capaian Desa Matang Lurus menjadi gambaran bahwa potensi ekonomi di tingkat desa dapat dikembangkan menjadi kekuatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
BACA JUGA : BRI Region 14 Banjarmasin Gandeng Member Merah Indogrosir Jadi AgenBRILink
Ia pun mendorong pemerintah desa bersama masyarakat untuk tidak berhenti pada pencapaian program, tetapi melanjutkan berbagai inovasi yang telah berjalan.
“Keberhasilan ini menunjukkan besarnya potensi ekonomi lokal yang dimiliki Desa Matang Lurus. Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan,” ujarnya.
Salah satu sektor yang tengah dikembangkan masyarakat Desa Matang Lurus adalah budidaya ikan patin. Kegiatan tersebut telah berjalan melalui beberapa siklus panen dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi warga.
Potensi itu kemudian diperkuat melalui gagasan “Bakolam Iwak”. Konsep tersebut diarahkan agar kegiatan perikanan tidak hanya menghasilkan ikan, tetapi berkembang menjadi rangkaian usaha yang memberikan nilai ekonomi lebih besar.
Mulai dari budidaya, hasil panen, pengolahan, hingga pemasaran dapat menjadi bagian dari rantai ekonomi yang melibatkan masyarakat desa.
Pengembangan produk olahan juga membuka peluang agar hasil perikanan memiliki nilai jual lebih tinggi. Di sisi lain, semakin panjang rantai usaha yang terbentuk, semakin besar pula peluang masyarakat memperoleh sumber pendapatan baru.
Potensi budidaya ikan patin Desa Matang Lurus sebelumnya juga telah mendapat perhatian pemerintah daerah melalui kegiatan panen raya. Hal tersebut menjadi salah satu momentum bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor perikanan sebagai salah satu penggerak ekonomi desa.
BRI BO Amuntai menyatakan dukungannya terhadap upaya masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi tersebut. Dukungan tidak hanya melalui program pemberdayaan, tetapi juga melalui akses terhadap layanan dan solusi perbankan sesuai kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA : OJK Tolak Izin Usaha Galad Koin Indonesia sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital
Kolaborasi antara pemerintah desa, BUMDes, kelompok masyarakat, pelaku usaha, pemerintah daerah, dan perbankan dinilai menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi desa.
Dengan capaian dalam Program Desa BRILiaN 2026, Desa Matang Lurus memiliki momentum untuk memperkuat berbagai potensi yang dimiliki.
Ke depan, semangat “Bakolam Iwak” diharapkan dapat berkembang lebih jauh. Bukan hanya meningkatkan produksi ikan, tetapi juga menciptakan usaha turunan, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan nilai tambah produk, dan pada akhirnya mendorong kesejahteraan masyarakat Desa Matang Lurus.
Editor: Tim Redaksi



