BerandaPeristiwa & HukumSidang Dugaan Penipuan Henny Rupianti, Saksi Korban Akui Rugi Ratusan Juta

Sidang Dugaan Penipuan Henny Rupianti, Saksi Korban Akui Rugi Ratusan Juta

HALOBORNEO.COM, BANJARMASIN – Sidang perkara dugaan penipuan dengan terdakwa Henny Rupianti kembali digelar di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Selasa (29/9/2026). Sidang kali ini beragendakan pemeriksaan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

JPU Masden, SH, menghadirkan enam saksi, yakni Akhmad Jhon Kenedi, HA Jauhari, HA Baihaki, Reza Fahrolly, Riyanto, dan Yuliana.

Majelis hakim yang diketuai Irfannoor Hakim, SH, meminta JPU terlebih dahulu menghadirkan saksi korban, Akhmad Jhon Kenedi.

Dalam keterangannya, Akhmad Jhon Kenedi mengaku mengalami kerugian Rp750 juta dalam transaksi gadai sebuah ruko di Jalan A Yani Km 5,7, di samping Kompleks Banjar Indah Permai, Banjarmasin.

BACA JUGA : Gunung Anak Krakatau Tumbuh Lagi Usai Runtuh 2018

Menurut Akhmad, perkara tersebut bermula ketika dirinya berkenalan dengan Reza Fahrolly. Saat itu, Reza menyampaikan adanya pihak yang hendak menggadaikan sebuah ruko atas nama Stevani.

“Saya bersama Reza kemudian mengecek lokasi dan bertemu dengan Stevani,” ujar Akhmad dalam persidangan.

Keduanya kemudian sepakat melakukan transaksi gadai di kantor terdakwa Henny Rupianti selaku notaris. Menurut Akhmad, kantor notaris tersebut merupakan tempat yang telah ditentukan oleh Stevani.

Akhmad kemudian mentransfer uang sebesar Rp750 juta ke rekening Henny Rupianti.

“Saat itu saya belum menerima kuncinya, hanya kontrak perjanjian gadai dengan tempo satu tahun,” katanya.

Majelis hakim kemudian menanyakan apa yang terjadi setelah transaksi tersebut.

Akhmad mengatakan, dirinya mendapat informasi dari Yuliana bahwa ruko yang menjadi objek gadai tersebut merupakan milik HA Baihaki.

“Saya kemudian menelepon H Baihaki untuk menanyakan kejelasan ruko tersebut. Beliau menjawab bahwa ruko itu akan dibeli oleh Stevani dengan harga Rp4,8 miliar melalui kakaknya, HA Jauhari,” ungkapnya.

Penulis

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular