BerandaKalimantanKalimantan SelatanPemprov Kalsel Genjot Implementasi SSK untuk Percepat Pembangunan Sanitasi Permukiman

Pemprov Kalsel Genjot Implementasi SSK untuk Percepat Pembangunan Sanitasi Permukiman

Sementara itu, Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Air Minum Dinas PUPR Provinsi Kalsel, Angga Rinaldi, menjelaskan pembangunan fasilitas sanitasi yang dilakukan pada 2026 mulai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Dari lima kabupaten sasaran, sebanyak 40 unit tangki septik telah dibangun dan secara umum telah dimanfaatkan masyarakat.

“Secara umum fasilitas yang dibangun sudah difungsikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Program tersebut menyasar lima kabupaten, yakni Hulu Sungai Tengah, Banjar, Tapin, Tanah Laut, dan Barito Kuala, dengan masing-masing daerah mendapatkan delapan unit tangki septik.

Angga mengatakan, karena belum mendapat tambahan anggaran pada perubahan anggaran 2026, program serupa direncanakan kembali pada 2027 dengan sasaran lima kabupaten/kota lainnya.

“Tahun 2026 kita membangun 40 unit di lima kabupaten. Untuk 2027, program akan dilanjutkan dengan sasaran lima kabupaten/kota yang belum mendapatkan pembangunan,” katanya.

BACA JUGA : Dispar Kalsel Gandeng Generasi Muda Jaga Geopark Meratus

Ia berharap program provinsi yang bersifat stimulan tersebut tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi dapat mendorong pemerintah kabupaten/kota memperluas layanan sanitasi secara mandiri.

“Harapannya SPM sanitasi di masing-masing daerah meningkat dan program stimulan ini dapat diduplikasi oleh pemerintah kabupaten/kota,” tuturnya.

Coaching Clinic 3 selanjutnya diisi pemaparan Tim PPSP Pusat serta Tim Pokja PKP Kota Banjarmasin dan Kabupaten Tanah Laut. Materi yang dibahas antara lain prioritas layanan, quick win, model layanan sanitasi, rencana aksi kampung percontohan, serta program dan kegiatan untuk tahapan implementasi berikutnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Kalsel, jajaran Tim Teknis Pokja PKP Provinsi Kalsel, Ketua Pokja PKP Kota Banjarmasin dan Kabupaten Tanah Laut beserta jajaran, serta narasumber dan peserta terkait.

Sementara itu, unsur pemerintah pusat, PMU, PIU, dan konsultan supervisi Program PPSP mengikuti kegiatan secara daring.

Editor: Tim Redaksi

Penulis

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular