BerandaEkonomiInflasi Kalsel Agustus 2026 Tembus 4,69 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Pendorong Utama

Inflasi Kalsel Agustus 2026 Tembus 4,69 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Pendorong Utama

HALOBORNEO.COM, BANJARBARU – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan mencatat inflasi year-on-year (y-on-y) pada Agustus 2026 sebesar 4,69 persen. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya harga di hampir seluruh kelompok pengeluaran, dengan kontribusi terbesar berasal dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.

Kelompok tersebut mengalami lonjakan indeks tertinggi sebesar 15,72 persen, menjadikannya penyumbang utama inflasi di Kalsel. Selain itu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau juga tercatat naik 6,54 persen dan turut memberikan tekanan terhadap inflasi daerah.

Statistisi Ahli Madya BPS Kalsel, Fachri Ubadiyah, mengatakan seluruh kabupaten/kota yang menjadi sampel Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi tahunan pada periode tersebut.

“Seluruh kabupaten/kota amatan IHK di Kalimantan Selatan mengalami inflasi tahunan,” ujarnya, dalam Berita Resmi Statistik yang dirilis belum lama tadi.

BACA JUGA: Harbolnas 2026 Ditargetkan Tembus Rp 40 Triliun, Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Digital

Berdasarkan catatan BPS, kenaikan harga juga terjadi pada berbagai kelompok pengeluaran lainnya, meski dengan besaran lebih rendah. Di antaranya transportasi sebesar 3,56 persen, pendidikan 3,16 persen, informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 3,04 persen, serta penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,01 persen.

Kelompok perlengkapan rumah tangga naik 2,31 persen, kesehatan 2,17 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 1,21 persen, pakaian dan alas kaki 0,96 persen, serta perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,90 persen.

Secara wilayah, inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Tanah Laut sebesar 5,59 persen dengan IHK 113,42. Sementara inflasi terendah tercatat di Kotabaru sebesar 3,28 persen dengan IHK 113,18.

BPS juga mencatat inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) sebesar 0,24 persen pada Agustus 2026, serta inflasi kumulatif sejak awal tahun (year-to-date/y-to-d) sebesar 2,49 persen.

Editor: Rizki

Penulis

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular