HALOBORNEO.COM, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperkuat sinergi dengan Nahdlatul Ulama (NU) dalam mendorong peningkatan literasi dan penetrasi keuangan syariah di Indonesia.
Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya BSI menjadi mitra strategis NU dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Fokus kerja sama mencakup peningkatan literasi keuangan syariah di pesantren dan masyarakat serta pemanfaatan produk dan kanal digital perbankan syariah.
BSI juga berkomitmen mendukung peran strategis NU dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia melalui pengembangan ekosistem kelembagaan, pemberdayaan ekonomi umat, dan penguatan ekosistem pesantren.
BACA JUGA : BSI Hadirkan Layanan Eksklusif di Saudia Travel Fair 2026
Sinergi tersebut diarahkan antara lain untuk mendukung pembiayaan produktif bagi UMKM, komunitas, dan pesantren, pendampingan serta peningkatan kapasitas usaha, digitalisasi layanan pesantren, dan pengembangan ekosistem ekonomi yang inklusif.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan penguatan sinergi dengan NU diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
“Sejalan dengan momentum Muktamar NU ke-35, kami menyampaikan selamat dan apresiasi kepada NU atas terselenggaranya forum penting tersebut. Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, NU memiliki peran strategis dalam menghadirkan gagasan dan ide-ide inspiratif yang dapat mendorong kemajuan umat sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Anggoro.
Ia berharap sinergi antara BSI dan NU dapat terus diperkuat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang semakin inklusif dan kuat serta memberikan dampak positif bagi Indonesia.
Di sisi lain, BSI terus memperkuat literasi dan penetrasi layanan keuangan syariah di lingkungan pesantren di seluruh Indonesia, khususnya di Jawa Timur yang merupakan salah satu wilayah dengan basis pesantren terbesar di Tanah Air.
BACA JUGA : BSI Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Salurkan Rp114,17 Triliun hingga Juni 2026
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai layanan dan solusi yang dirancang untuk mendorong pesantren meningkatkan kapasitas serta kemandirian ekonominya. Layanan tersebut antara lain cash management untuk mendukung pengelolaan keuangan dalam ekosistem pesantren, BSI Agen untuk memperkuat perputaran ekonomi di tingkat lokal, serta optimalisasi BYOND by BSI sebagai platform mobile banking yang memungkinkan civitas pesantren mengakses berbagai layanan perbankan BSI secara digital.
Melalui penguatan layanan tersebut, BSI mendorong pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga berkembang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat serta menjadi bagian dari pertumbuhan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional.
Saat ini, BSI dipercaya mengelola layanan keuangan bagi lebih dari 14 ribu pesantren di seluruh Indonesia, dengan sekitar 23,9 persen di antaranya berada di Jawa Timur. Capaian tersebut menjadi salah satu dasar bagi BSI untuk terus memperkuat peran perbankan syariah sebagai mitra strategis pesantren dalam menyediakan layanan keuangan syariah.
Sumber : Siaran Pers BSI



