HALOBORNEO.COM, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali menjadi official bank partner Saudia Travel Fair 2026. Dalam ajang yang digelar pada 27-30 Agustus 2026 di Atrium Senayan City, Jakarta, BSI menghadirkan beragam kemudahan transaksi dan penawaran eksklusif bagi masyarakat yang ingin merencanakan perjalanan wisata maupun ibadah.
Saudia Indonesia menggelar Saudia Travel Fair 2026 dengan tema “Elevate Every Journey with Saudia”. Keikutsertaan BSI untuk keempat kalinya menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam memberikan layanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat perannya dalam ekosistem halal nasional.
Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, mengatakan partisipasi BSI dalam Saudia Travel Fair 2026 merupakan bentuk komitmen perseroan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan perjalanan, termasuk wisata religi.
“BSI senantiasa hadir untuk mendekatkan diri dan menjawab antusiasme masyarakat Indonesia terhadap destinasi global maupun perjalanan religi yang terus meningkat. Melalui kolaborasi ini, BSI memberikan dukungan penuh dengan menghadirkan ragam kemudahan transaksi dan penawaran yang jauh lebih kompetitif bagi nasabah yang ingin merencanakan perjalanannya dengan aman, nyaman, dan berkah,” ujar Kemas.
BACA JUGA : Harga BBM Nonsubsidi di Kalsel Turun
Pada penyelenggaraan tahun ini, BSI menawarkan sejumlah program transaksi bagi pengunjung dan nasabah. Untuk promo reguler, pemegang BSI Hasanah Card berkesempatan memperoleh potongan hingga Rp5 juta, sedangkan pengguna BSI Debit Visa mendapatkan potongan hingga Rp1 juta, dengan ketentuan minimum transaksi yang berlaku.
Khusus perjalanan haji dan umrah, BSI menawarkan potongan hingga Rp3 juta bagi pemegang BSI Hasanah Card dan hingga Rp500 ribu bagi pengguna BSI Debit Visa. Perseroan juga menyediakan kuota diskon tambahan bagi nasabah prioritas dan reguler pada periode pre-event serta fasilitas cicilan 0 persen hingga 24 bulan.
Selain penawaran dari BSI, pengunjung Saudia Travel Fair 2026 dapat memperoleh diskon tiket penerbangan hingga 40 persen untuk penerbangan internasional pulang-pergi melalui agen perjalanan yang berpartisipasi.
Harga promo yang ditawarkan antara lain penerbangan kelas ekonomi ke Milan dan Jenewa mulai dari sekitar Rp7,6 juta hingga New York mulai dari sekitar Rp15,8 juta. Sementara itu, tiket kelas bisnis untuk tujuan Istanbul dan Barcelona ditawarkan mulai dari sekitar Rp34,5 juta hingga Toronto mulai dari sekitar Rp48 juta.
Tiket dengan harga khusus tersebut dapat dipesan selama periode pameran dengan jadwal keberangkatan yang tersedia hingga 27 Agustus 2027, sesuai ketentuan yang berlaku.
Saudia Travel Fair 2026 juga menghadirkan sejumlah mitra strategis, di antaranya Tasheer yang menyediakan layanan pengajuan visa turis Arab Saudi di lokasi pameran. Selain itu, terdapat dukungan sponsor dari Antarama dan SGS serta fasilitas asuransi perjalanan syariah dari Sompo Sharia Insurance.
Pengunjung juga dapat mengikuti talkshow yang didukung oleh Saudi Tourism Authority (STA), serta berbagai aktivitas hiburan, flash sale, dan giveaways harian.
Kinerja Tabungan Haji dan Umrah BSI
Komitmen BSI dalam mengembangkan ekosistem perjalanan spiritual turut tercermin dari pertumbuhan bisnis tabungan haji dan umrah. Hingga akhir Juni 2026, jumlah rekening Tabungan Haji dan Umrah BSI mencapai 7,69 juta rekening, tumbuh 23,8 persen secara tahunan.
Dari sisi dana pihak ketiga (DPK), Tabungan Haji dan Umrah BSI mencapai Rp16,7 triliun atau tumbuh 17,2 persen secara tahunan.
BACA JUGA : OJK Tolak Izin Usaha Galad Koin Indonesia sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital
Pertumbuhan tersebut memperkuat posisi BSI dalam mengembangkan ekosistem halal di Indonesia, termasuk melalui layanan keuangan yang mendukung kebutuhan masyarakat dalam perjalanan haji dan umrah.
BSI menyatakan akan terus mengoptimalkan potensi pasar gaya hidup halal nasional. Melalui sinergi tata kelola di bawah naungan Danantara Indonesia, perseroan menempatkan diri tidak hanya sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai salah satu penggerak ekosistem ekonomi halal, termasuk sektor pariwisata halal, haji, dan umrah.
Sumber: Siaran Pers



