HALOBORNEO.COM – Paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat menyebabkan mata perih, kering, kemerahan, hingga terasa seperti kemasukan debu. Kondisi ini terjadi karena partikel dan zat iritan dalam asap mengganggu permukaan mata.
Saat keluhan muncul, obat tetes mata bisa membantu meredakan iritasi ringan. Namun, penggunaannya perlu disesuaikan dengan jenis dan kandungan produk.
Air mata buatan (artificial tears), misalnya, dapat membantu menjaga kelembapan mata dan mengurangi rasa tidak nyaman. Sebaliknya, obat tetes yang mengandung antibiotik, antihistamin, atau kortikosteroid memiliki indikasi khusus sehingga tidak boleh digunakan sembarangan.
BACA JUGA: Pemkab Batola Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla
Untuk mengurangi iritasi, masyarakat disarankan untuk tidak mengucek mata. Jika mata terkena debu atau partikel, bilas dengan air bersih yang mengalir atau larutan saline steril yang sesuai untuk mata.
Kurangi pula aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat agar paparan polutan tidak semakin memperburuk keluhan.
Segera periksakan mata jika muncul nyeri berat, gangguan penglihatan, sensitif berlebihan terhadap cahaya, atau keluhan tidak membaik setelah pertolongan awal.
Pemilihan obat tetes mata yang tepat penting untuk mencegah iritasi bertambah parah. Jika ragu menentukan produk yang sesuai, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Editor: Rizki



