HALOBORNEO.COM, JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan kapasitas usaha, kualitas produk, legalitas, akses pembiayaan, dan perluasan pasar. Upaya tersebut dibahas Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin HR dalam audiensi dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI di Jakarta.
Dalam pertemuan yang diterima Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza itu, Yamin menyampaikan sejumlah usulan penguatan UMKM Banjarmasin, mulai dari hilirisasi produk unggulan daerah, peningkatan kualitas produksi, standardisasi dan legalitas usaha, hingga akses pembiayaan dan pemasaran.
Yamin menilai pengembangan UMKM tidak cukup hanya melalui pemberian akses permodalan. Pelaku usaha juga memerlukan dukungan peralatan produksi, peningkatan kapasitas, serta pendampingan agar produk yang dihasilkan mampu memenuhi standar pasar.
BACA JUGA : Mukota VIII Kadin Banjarmasin Tetapkan Akbar sebagai Calon Tunggal
“UMKM tidak cukup hanya diberikan modal. Mereka juga perlu didukung dari sisi kualitas produk, peralatan produksi, legalitas, standardisasi, sampai akses pasar. Dengan begitu, usaha yang dibangun bisa benar-benar naik kelas,” kata Yamin.
Karena itu, Pemkot Banjarmasin mengusulkan dukungan Kementerian UMKM berupa fasilitasi peralatan dan mesin produksi serta sarana usaha untuk meningkatkan kapasitas, efisiensi, mutu, dan daya saing produk lokal.
Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris Kementerian UMKM RI Loto Srinaita Ginting dan jajaran deputi Kementerian UMKM RI.



