Pertemuan tersebut juga diisi dengan pemaparan dari sejumlah instansi terkait. Materi disampaikan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Kalsel, serta Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel. Pemaparan dilanjutkan oleh BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Badan Gizi Nasional (BGN), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Sebanyak 17 anggota Komisi IX DPR RI hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Sri Melyana, Mariana, Edy Wuryanto, Indah Kurnia, Irma Suryani, Netty Prasetiyani, Luci Kurniasari, dan Surya Utama.
BACA JUGA : Peringati Wafat ke-164 Pangeran Antasari, Pemprov Kalsel Gaungkan Semangat Perjuangan
Pada kesempatan yang sama, diserahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris almarhum Muhammad Noor, pekerja PT Galuh Cempaka, senilai Rp213.517.840. Santunan tersebut mencakup Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan beasiswa.
Santunan JKM dan beasiswa BPJS Ketenagakerjaan juga diberikan kepada keluarga Isri Yadie dari PPRSAR Dinas Sosial Provinsi Kalsel dengan total nilai Rp187.500.000.
Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan bantuan modal usaha melalui program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA) kepada Lusi Indrawati.
Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya perlindungan kesehatan masyarakat dari dampak kabut asap, Kementerian Kesehatan bersama Komisi IX DPR RI juga menyerahkan bantuan masker kepada Pemerintah Provinsi Kalsel.
Editor: Tim Redaksi



