BerandaNasionalKebakaran Gunung Rinjani Capai 589 Hektare, Medan Terjal Hambat Pemadaman

Kebakaran Gunung Rinjani Capai 589 Hektare, Medan Terjal Hambat Pemadaman

HALOBORNEO.COM – Luas kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, mencapai sekitar 589,23 hektare hingga 24 September 2026.

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyebut angka tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui sesuai hasil pemantauan lapangan dan pemetaan udara.

“Luas area yang terbakar mencapai 589,23 hektare,” ujar Kepala Subbagian Tata Usaha Balai TNGR, Astekita Ardiarsito, seperti dikutip dari ANTARA.

Vegetasi yang terbakar didominasi rumput, ilalang, semak, dan tanaman bawah lainnya yang mudah terbakar di musim kering.

Proses pemadaman di lapangan menghadapi sejumlah kendala, mulai dari angin kencang, kondisi vegetasi yang kering, hingga lokasi kebakaran yang sulit dijangkau.

BACA JUGA: Gunung Anak Krakatau Tumbuh Lagi Usai Runtuh 2018

Tim bahkan membutuhkan waktu sekitar delapan jam perjalanan untuk mencapai titik api, dengan medan terjal dan berbatu serta kondisi cuaca berkabut yang menghambat operasi.

“Keselamatan personel tetap menjadi prioritas dalam setiap penanganan,” ujarnya.

Untuk mendukung penanganan kebakaran, TNGR menutup sementara jalur pendakian Torean sejak 23 September 2026.

Penutupan dilakukan untuk menjaga keselamatan pengunjung sekaligus memberi ruang bagi tim untuk melakukan pemadaman dan pengendalian kebakaran secara optimal.

Kebakaran dilaporkan pertama kali terjadi pada Selasa (22/9/2026) di kawasan Bukit Setampol, Resor Torean, Lombok Utara.

TNGR mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta menjauhi lokasi terdampak.

Editor: Rizki

Penulis

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular