HALOBORNEO.COM, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mendorong pertumbuhan dan literasi keuangan syariah melalui penguatan ekosistem haji dan umrah. Upaya tersebut menyasar masyarakat muslim, termasuk generasi muda yang mulai mempersiapkan ibadah haji sejak dini.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengatakan minat generasi muda terhadap layanan keuangan syariah terus berkembang. Hal itu, menurut dia, tercermin dari pertumbuhan nasabah Tabungan Haji BSI.
“Kami memperhatikan bahwa saat ini anak-anak muda sudah mulai memilih layanan yang syariah dan memiliki value bagi hidup mereka. Hal ini tercermin dari pertumbuhan nasabah Tabungan Haji BSI yang secara year to date bertambah 1 juta orang. Ini menunjukkan bahwa semakin banyak generasi muda yang mulai mempersiapkan ibadah haji sejak dini,” ujar Anton.
BACA JUGA : BSI Tegaskan Dukungan untuk MotoGP Mandalika 2026
Untuk memudahkan masyarakat dalam mempersiapkan ibadah haji, BSI menyediakan Tabungan Haji dengan setoran awal Rp100 ribu dan tanpa biaya administrasi bulanan. Pembukaan rekening juga dapat dilakukan melalui aplikasi BYOND by BSI, termasuk fasilitas autodebet untuk membantu nasabah merencanakan tabungan haji.
Menurut Anton, kemudahan akses tersebut menjadi salah satu upaya BSI memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah sekaligus meningkatkan kesadaran untuk mempersiapkan ibadah haji sejak dini.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, BSI terus mendorong program Indonesia Berhaji. Hingga Juli 2026, jumlah nasabah Tabungan Haji BSI tercatat mencapai 7,8 juta nasabah. Dari jumlah tersebut, sekitar 46 persen merupakan generasi Z dan kelompok usia muda.
Dari sisi kinerja, Tabungan Haji BSI tumbuh 16,02 persen menjadi Rp17,1 triliun. Pertumbuhan tersebut menunjukkan peningkatan penghimpunan dana pada produk Tabungan Haji BSI.
BACA JUGA : Konsisten Perkuat Literasi, BSI Raih 4 Penghargaan dari OJK
Anton mengatakan BSI juga terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah serta asosiasi haji dan umrah untuk mendukung pengembangan ekosistem haji dan umrah di Indonesia.
“Sebagai sahabat finansial, sosial dan spiritual, kami optimistis bahwa haji dan umrah ini menjadi bagian dari gaya hidup muslim yang bisa disiapkan sejak muda dan dengan mudah. Untuk itu, kami juga berkolaborasi dengan pemerintah, asosiasi haji dan umrah untuk menjadikan haji dan umrah ini bisa terlaksana dengan baik dan fasilitas yang terjamin,” pungkasnya.
Ke depan, BSI menargetkan penguatan ekosistem keuangan syariah nasional, khususnya pada layanan haji dan umrah. Penguatan ekosistem tersebut juga menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat basis tabungan dan mendorong pertumbuhan dana murah secara berkelanjutan.
Sumber : Siaran Pers BSI



