HALOBORNEO.COM – Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, mempersembahkan medali perak di Asian Games 2026 usai kalah di partai final dari pasangan China, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin.
Bertanding di Ichinomiya, Amri/Nita harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 19-21, 8-21, meski sempat unggul pada gim pertama.
Amri mengungkapkan, momentum yang gagal dimanfaatkan menjadi titik balik kekalahan mereka.
“Di gim pertama kami sempat unggul 19-16, tapi gagal memanfaatkan momentum. Itu jadi titik balik mereka dan kami tidak bisa lepas dari tekanan sampai gim kedua selesai,” ujarnya.
BACA JUGA: Timnas Basket Putra Indonesia Evaluasi Performa Usai Tiga Kekalahan di Asian Games 2026
Meski hasil belum sesuai harapan, Amri tetap bersyukur bisa mencapai final. Ia menilai komunikasi dan saling percaya menjadi kunci keberhasilan mereka melaju hingga partai puncak.
Sementara itu, Nita menyebut medali perak tersebut sebagai bukti kerja kerasnya selama ini.
“Saya mempersembahkan medali ini untuk diri saya sendiri karena tidak pernah menyerah. Juga untuk kak Amri yang selalu percaya kami bisa melakukannya bersama,” kata Nita.
Pelatih kepala ganda campuran, Nova Widianto, menilai hasil tersebut sudah sesuai target, meski masih ada catatan dari sisi konsistensi permainan.
“Targetnya memang medali dan ini tercapai. Tapi saat unggul 19-16, mereka justru terburu-buru. Dari situ pola permainan berubah dan dimanfaatkan lawan,” jelas Nova.
Menurutnya, pasangan Amri/Nita memiliki potensi besar, baik dari sisi serangan, pertahanan, maupun permainan depan, namun masih perlu peningkatan konsistensi untuk bersaing di level tertinggi.
Editor: Rizki



