BerandaKalimantanKalimantan SelatanTiga Kekuatan Perempuan Kalsel Satu Suara Kawal Kebijakan Perempuan dan Anak

Tiga Kekuatan Perempuan Kalsel Satu Suara Kawal Kebijakan Perempuan dan Anak

HALOBORNEO.COM, BANJARMASIN — Tiga kekuatan perempuan di Kalimantan Selatan sepakat memperkuat sinergi untuk mengawal kebijakan yang berpihak pada perempuan dan anak.

Ketiganya adalah Kaukus Perempuan Parlemen Daerah (KPPD), Gatriwara DPRD Kalsel, dan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kalsel yang bertemu dalam kegiatan ramah-tamah dan dialog di Banjarmasin, Rabu (30/9).

Ketua KPPD Kalsel, Hj. Dewi Damayanti Said, menyebut pertemuan ini sebagai momentum penting karena untuk pertama kalinya tiga elemen perempuan berkumpul dalam satu forum.

“Hari ini kita berkumpul bukan untuk arisan atau lomba masak, tetapi untuk keterlibatan perempuan dalam pembangunan Banua,” ujarnya.

BACA JUGA: Tak Sekadar Liputan, Jurnalis Perempuan Didorong Jadi Garda Depan Pencegahan Karhutla

Menurut Dewi, perempuan masih menghadapi tantangan saat masuk ke ruang publik, termasuk politik. Dari 55 anggota DPRD Kalsel, hanya 11 yang merupakan perempuan.

Ia mengibaratkan posisi perempuan di politik seperti memakai kebaya di tengah lapangan bola—dipandang indah, tetapi dianggap tidak cocok untuk berlari.

Dewi juga menyoroti masih adanya anggapan bahwa isu perempuan dan perlindungan anak hanya menjadi urusan perempuan, padahal hal tersebut menyangkut masa depan daerah.

Komitmen Bersama Tiga Pilar Perempuan Kalsel untuk Masa Depan 

Dalam forum tersebut, KPPD menawarkan tiga komitmen, yakni saling menjaga, saling mengisi, dan mendorong keterwakilan perempuan di berbagai bidang.

Kolaborasi ini dinilai penting karena masing-masing memiliki kekuatan berbeda. KPPD memiliki data kebijakan, FJPI dengan temuan lapangan, sementara Gatriwara dekat dengan masyarakat di tingkat keluarga.

Ketua FJPI Kalsel, Sunarti, menilai pertemuan ini menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antara jurnalis perempuan dan lembaga publik.

“Ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi momentum memperkuat komunikasi,” ujarnya.

BACA JUGA: Jarak Jauh Tak Lagi Jadi Kendala, Layanan Pajak Hadir di Permata Kecubung

Ia menegaskan jurnalis perempuan tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki peran dalam mendorong perspektif pemberitaan yang lebih peka terhadap isu perempuan dan anak.

“Kami ingin mendorong jurnalisme yang berperspektif perempuan, ramah anak, dan tetap independen,” katanya.

Sunarti juga menekankan pentingnya hubungan yang sehat antara pers dan DPRD. Meski memiliki fungsi berbeda, keduanya dapat saling menguatkan jika komunikasi berjalan baik.

Peran Perempuan dan Posisinya dalam Kehidupan Sosial Masyarakat

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, mengingatkan pentingnya peran perempuan dalam keluarga dan kehidupan sosial.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga keharmonisan keluarga serta memperhatikan pergaulan anak agar terhindar dari pengaruh negatif.

BACA JUGA: TP PKK Kalsel Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Sementara itu, Ketua Gatriwara DPRD Kalsel, Faridah Supian HK, menyatakan dukungannya terhadap kolaborasi tersebut.

Ia berharap sinergi ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan dalam program nyata yang memberikan manfaat bagi perempuan dan masyarakat luas.

Dewi Damayanti Said berharap pertemuan ini menjadi awal kolaborasi berkelanjutan.

“Mari kita terus berjuang untuk Banua ini di bidang kita masing-masing,” pungkasnya.

Editor: Rizki

Penulis

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular