BerandaKalimantan SelatanKota BanjarmasinKrisis Air Baku Berlanjut, PT AM Bandarmasih Siapkan 27 Tandon untuk Warga...

Krisis Air Baku Berlanjut, PT AM Bandarmasih Siapkan 27 Tandon untuk Warga Terdampak

HALOBORNEO.COM, BANJARMASIN – Krisis air baku kembali berdampak terhadap pelayanan air bersih di Kota Banjarmasin. PT AM Bandarmasih akan kembali memberlakukan pendistribusian air tawar kepada seluruh pelanggan mulai Selasa (29/9/2026).

Kebijakan tersebut sekaligus menghentikan pendistribusian air nonkonsumsi yang sebelumnya hanya diperuntukkan bagi kebutuhan mandi, cuci, kakus (MCK) dan baru diberlakukan sekitar sepekan.

Direktur Utama PT AM Bandarmasih, Zulbadi, mengatakan keputusan itu diambil karena kondisi ketersediaan air baku yang belum kembali normal.

“Dengan pendistribusian ini kita tentu kekurangan air baku kurang lebih sekitar 1.900 meter kubik per jam atau sekitar 33 persen dari total produksi. Kekurangan ini tentu memiliki dampak terhadap distribusi air kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (28/9/2026).

BACA JUGA : TP PKK Kalsel Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Kondisi tersebut berpotensi membuat aliran air di sejumlah wilayah mengalami penurunan tekanan, mengalir kecil, bahkan mati total. Dampak paling terasa diperkirakan terjadi di wilayah ujung pelayanan.

Di Banjarmasin Barat, wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kuin Cerucuk, Pelambuan, Simpang Jagung, dan Banyiur Luar.

Sementara di Banjarmasin Utara, gangguan berpotensi terjadi di kawasan Sungai Andai. Kemudian di Banjarmasin Timur meliputi Banua Anyar, Banua Anyar Ujung, Kampung Melayu, Seberang Mesjid, Kampung Sasirangan, dan Sungai Baru.

Adapun di Banjarmasin Selatan, wilayah Gunung Meranti, Kuin Kacil, dan Antasan Bondan juga berpotensi mengalami aliran air kecil hingga tidak mengalir sama sekali.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, PT AM Bandarmasih menyiapkan sejumlah titik distribusi air alternatif bagi masyarakat.

“Untuk mengatasi kekurangan debit itu, pihaknya akan mendistribusikan tandon pelayanan. Saat ini sudah terpasang sekitar 27 tandon dan kita akan isi dengan air menggunakan mobil tangki,” kata Zulbadi.

Selain mengerahkan armada sendiri, PT AM Bandarmasih juga membuka peluang kerja sama dengan pihak eksternal yang bersedia membantu mendistribusikan air menggunakan mobil tangki, termasuk Balakar dan Damkar.

Bagi masyarakat di wilayah ujung pelayanan yang terdampak dan membutuhkan air secara langsung, PT AM Bandarmasih juga memperbolehkan warga mengambil air di IPA 2 Jalan Pramuka dengan membawa tandon atau wadah air sendiri.

“Kita juga akan melakukan rekayasa distribusi air bersih, atau kita mengatur pola khususnya di wilayah Banjarmasin Timur dan Selatan,” jelasnya.

BACA JUGA : TP2DD Kalsel Raih Championship Terbaik Nasional

Rekayasa distribusi tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan penyaluran air pada pukul 06.00 hingga 12.00 Wita. Masyarakat yang mendapatkan aliran air pada jam tersebut diimbau menampung air terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

PT AM Bandarmasih juga tengah mengupayakan keterlibatan sejumlah instansi pemerintahan di tingkat kecamatan, seperti kepolisian dan puskesmas, untuk dijadikan titik pengambilan air bagi masyarakat.

“Nantinya kami akan drop air melalui tandon yang akan disiapkan,” ujarnya.

Zulbadi berharap kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan hujan segera turun sehingga debit air baku dapat kembali meningkat.

“Mudah-mudahan hujan segera turun, agar debit air bisa kembali normal,” pungkasnya.

Editor: Tim Redaksi

Penulis

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular