Ferry berharap Indonesia dapat kembali mendekati posisi 10 besar Asia pada musim berikutnya. Menurut dia, persaingan di kawasan ASEAN, terutama dengan Thailand, Malaysia, dan Singapura, membuat peningkatan prestasi membutuhkan kerja keras dari seluruh pihak.
“Mudah-mudahan tahun depan kita akan mendekati ranking ke-10 karena pesaing kita untuk ASEAN ada Thailand, Malaysia, Singapura. Perlu kerja keras, terutama teman-teman pelatih yang datang, dan kami akan lakukan kick-off pada 4 September 2026,” jelas Ferry.
Selain prestasi kompetisi, I.League juga mencatat pertumbuhan jumlah penonton yang disebut terus menciptakan rekor. Menurut Ferry, keberadaan broadcaster menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga eksposur sekaligus mendorong pertumbuhan sepak bola nasional.
BACA JUGA : Isenmulang Kalteng FC Resmi Diluncurkan, Siap Berlaga di Super League 2026/2027
“Share kita sudah selalu bikin rekor. Broadcaster Emtek adalah mungkin kerja sama abadi,” kata Ferry.
Emtek telah menyiarkan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia sejak 2018. Keberlanjutan kerja sama tersebut menjadikan Emtek sebagai salah satu mitra penting dalam perjalanan kompetisi dari musim ke musim.
Sementara itu, dukungan BRI memasuki tahun kelima sebagai titel utama kompetisi. Kolaborasi antara operator liga, sponsor, dan broadcaster menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem sepak bola Indonesia yang semakin kuat.
“Mudah-mudahan apa yang ada hari ini bisa membuktikan sepak bola Indonesia bertumbuh kembang. Terima kasih BRI dan kami percaya dengan kerja sama ini kita makin baik,” pungkas Ferry.
Sumber : Bola.com



