HALOBORNEO.COM, SEPAK BOLA – Zinedine Zidane berharap Prancis tampil baik di semua aspek permainan saat menghadapi Turki pada matchday pertama Grup 1 UEFA Nations League A 2026-2027. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi laga kompetitif pertama Zidane sebagai pelatih Les Bleus.
Prancis akan bertandang ke Kocaeli Stadium, Izmit, Sabtu (26/9/2026) pukul 01.45 WIB. Zidane dipercaya menggantikan Didier Deschamps setelah era kepelatihan yang berlangsung selama 14 tahun.
Menghadapi Turki menjadi ujian awal bagi Zidane. Pelatih berusia 54 tahun itu menilai lawannya memiliki kualitas dan berpotensi menyulitkan Prancis sepanjang pertandingan.
“Ini adalah kelanjutan setelah 14 tahun bersama Didier. Para pemain adalah protagonisnya. Saya akan mencoba melakukan pekerjaan saya bersama para pemain, menerapkan berbagai hal dan memenangkan pertandingan. Itulah yang paling penting bagi saya,” ujar Zidane.
BACA JUGA : Stadion Si Jalak Harupat Siap Jadi Panggung ASEAN Cup 2026
Zidane juga menyambut positif kesempatan yang diberikan kepada sejumlah pemain muda. Ia menegaskan bahwa pintu Timnas Prancis terbuka bagi pemain yang memiliki kualitas.
“Saya senang dengan apa yang saya lihat. Tujuannya adalah melihat pemain-pemain muda yang belum pernah dipanggil sebelumnya. Timnas Prancis terbuka untuk semua orang,” katanya.
Mengenai Turki, Zidane menilai tim asuhan Vincenzo Montella tersebut memiliki kemampuan untuk memberikan tekanan kepada Prancis. Ia juga menyinggung kiprah Turki di Piala Dunia 2026 yang menurutnya berakhir lebih cepat dari yang seharusnya.
“Ini akan menjadi pertandingan sulit melawan tim yang bagus. Kami harus tampil bagus saat menguasai maupun tidak menguasai bola. Kami harus bagus di semua area, bukan hanya di lini tengah,” kata Zidane.
“Mereka adalah tim yang sangat bagus. Bahkan di Piala Dunia, mereka tersingkir lebih awal tetapi layak mendapatkan hasil yang lebih baik. Mereka pasti akan memberikan masalah kepada kami,” ujarnya.
Gelandang Prancis, Adrien Rabiot, mengatakan skuad Les Bleus tengah beradaptasi dengan sejumlah pendekatan baru yang diterapkan Zidane. Namun, menurutnya, target utama tim tidak berubah.
BACA JUGA : Lini Depan Barcelona Unggul Jauh dari Real Madrid
“Kami sedang mengerjakan hal-hal baru bersama pelatih, tetapi kami hanya memiliki satu tujuan, yaitu menang,” ujar Rabiot.
Rabiot juga mengungkapkan kesan positifnya terhadap Zidane dalam keseharian. Ia menilai ketenangan sang pelatih tetap memberikan pengaruh kepada para pemain.
“Pelatih sangat memperhatikan kami dalam kehidupan sehari-hari. Terkadang dia sangat pendiam, tetapi bahkan melalui tatapannya, dia banyak membantu kami. Dia adalah seorang legenda,” kata Rabiot.
Laga melawan Turki menjadi kesempatan pertama bagi Zidane untuk menerapkan gagasannya dalam pertandingan kompetitif. Prancis dituntut menjaga konsistensi permainan di setiap lini saat memulai era baru bersama mantan gelandang tersebut.
Sumber: Bola.Net



