HALOBORNEO.COM, MANCHESTER – Manchester United mulai membuka opsi untuk memperkuat lini depan pada bursa transfer Januari. Langkah itu dipertimbangkan setelah Benjamin Sesko kembali mengalami gangguan kebugaran.
Penyerang Borussia Dortmund, Serhou Guirassy, disebut menjadi salah satu nama yang masuk radar Manchester United. Klub berjuluk Setan Merah itu sebelumnya sudah mengikuti perkembangan striker asal Guinea tersebut sejak masih memperkuat Stuttgart di Bundesliga.
Situasi Sesko menjadi perhatian setelah dirinya kembali menepi usai tampil ketika Manchester United menghadapi Brighton di Carabao Cup. Penyerang asal Slovenia itu sebelumnya didatangkan dengan nilai transfer yang bisa mencapai €85 juta atau sekitar Rp1,74 triliun.
BACA JUGA : Barcelona Hancurkan Racing Santander 7-2, Raphinha Hattrick
Sesko diketahui mengalami keluhan pada bagian tulang kering yang kembali muncul. Michael Carrick masih menantikan hasil pemeriksaan untuk mengetahui kondisi terkini sang striker. Laporan dari Slovenia menyebut Sesko dijadwalkan menjalani pemindaian di London.
Gangguan kebugaran bukan kali pertama membuat Sesko absen sejak bergabung dengan Manchester United. Ia juga tidak tampil ketika tim bermain imbang 1-1 melawan Fulham. Kondisi tersebut membuat kebugaran sang penyerang menjadi perhatian menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya.
Manchester United sebenarnya telah memutuskan untuk tidak mendatangkan striker baru pada bursa transfer musim panas. Klub lebih banyak mengalokasikan aktivitas transfer untuk memperkuat lini tengah, dengan Joshua Zirkzee, Bryan Mbeumo, dan Matheus Cunha masih tersedia untuk dimainkan di posisi penyerang tengah.
Namun, situasi Sesko berpotensi mengubah perhitungan tersebut. Apabila sang pemain harus menjalani masa pemulihan panjang, kebutuhan akan tambahan penyerang pada Januari bisa semakin besar.
Nama Guirassy kemudian kembali mencuat. Striker berusia 30 tahun itu terus menunjukkan produktivitas bersama Dortmund. Musim ini, ia telah mencetak empat gol dalam enam pertandingan. Ia bahkan sempat dua kali mencatatkan namanya di papan skor ketika menghadapi Paderborn, meski kedua gol tersebut akhirnya dianulir.
Guirassy juga memiliki pengalaman di level kompetisi tinggi serta catatan gol yang dapat memenuhi kebutuhan Manchester United dalam jangka pendek. Pada bursa transfer musim panas, sang pemain memiliki klausul pelepasan senilai €40 juta atau sekitar Rp817,72 miliar.
Klausul tersebut tidak diaktifkan klub peminat hingga akhirnya situasi transfer Guirassy berubah. Dortmund kini tidak lagi terikat kewajiban melepasnya pada nominal tersebut. Artinya, klub Bundesliga itu berpotensi meminta harga lebih tinggi jika ada tawaran yang datang pada Januari.
BACA JUGA : Raphinha Jadi Man of the Match Sevilla vs Barcelona
Dortmund juga memiliki pertimbangan untuk mempertahankan Guirassy. Kehadiran Fabio Silva membuat persaingan di lini depan semakin terbuka, tetapi keduanya justru mampu menghasilkan kombinasi yang produktif ketika dimainkan secara bersamaan.
Bagi Manchester United, pengalaman dan produktivitas Guirassy bisa menjadi opsi untuk menutup kebutuhan mendesak di lini depan. Namun, mendatangkan pemain berusia 30 tahun dengan catatan riwayat cedera juga memiliki konsekuensi finansial dan perlu diselaraskan dengan kebijakan transfer jangka panjang yang diterapkan INEOS.
Kondisi Sesko pada akhirnya akan menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan langkah Manchester United. Jika absennya berlangsung lama, klub harus mempertimbangkan kembali kebutuhan mendatangkan striker baru sekaligus menghitung risiko finansial dari transfer Guirassy.
Sumber: Bola.Net



