BerandaKalimantanKalimantan SelatanFathul Jannah Dorong Perpustakaan Desa Jadi Ruang Literasi dan Pemberdayaan

Fathul Jannah Dorong Perpustakaan Desa Jadi Ruang Literasi dan Pemberdayaan

HALOBORNEO.COM, TABALONG – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Hj Fathul Jannah Muhidin, mendorong perpustakaan desa tidak hanya menjadi tempat membaca dan mencari informasi, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan dan membuka peluang ekonomi.

Hal itu disampaikan Fathul Jannah saat menghadiri kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tabalong, Sabtu (12/9/2026) lalu.

“Perpustakaan desa kita dorong agar hadir sebagai ruang yang hidup dan bermanfaat bagi warga. Tempat petani mencari informasi, tempat ibu-ibu belajar wirausaha, tempat anak-anak tumbuh dengan kecintaan terhadap buku,” tuturnya.

Fathul Jannah juga mengajak kader Posyandu mengintegrasikan aktivitas membaca dalam kegiatan pelayanan Posyandu. Menurutnya, langkah sederhana seperti menyediakan pojok buku dapat menjadi cara untuk mendekatkan bahan bacaan kepada masyarakat.

“Jadikanlah perpustakaan desa sebagai tempat yang ramah dan menyenangkan. Manfaatkan setiap momen Posyandu untuk menyisipkan bacaan. Bahkan sekadar pojok buku kecil pun sudah sangat berarti,” ucapnya.

BACA JUGA : Fathul Jannah Gaungkan Penguatan Posyandu 6 SPM dan PAUD Ramah Anak

Selain mendorong budaya literasi, Fathul Jannah menyoroti manfaat ekonomi dari berbagai pelatihan keterampilan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu. Ia berharap keterampilan tersebut dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

“Mudah-mudahan dalam pelatihan dan kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat dan semoga dapat diperluas lagi sehingga bisa berpenghasilan untuk rumah tangga ibu-ibu sekalian,” ujarnya.

Menurut Fathul Jannah, salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah pembuatan suvenir yang dapat diarahkan untuk memenuhi kebutuhan berbagai kegiatan instansi pemerintah maupun kegiatan lainnya.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh masyarakat tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk yang memberikan nilai ekonomi.

“Mudah-mudahan mendapat income buat ibu-ibu yang mengikuti pelatihan tadi,” katanya.

Penulis

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular